Seluruh rombongan Presiden Gus Dur diinapkan di kompleks Istana Presiden Yaman yang memang luas. Kisah jenaka itu terjadi usai rombongan Gus Dur dijamu santap malam oleh Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.
Usai jamuan santap resmi, Gus Dur dan rombongan hendak kembali ke penginapan yang masih berada di kompleks Istana Presiden Yaman. Pemerintah Yaman menyediakan kendaraan khusus untuk Presiden Gus Dur dan disopiri oleh tentara Yaman.
Saat masuk ke kendaraan, Gus Dur dibantu oleh ajudannya saat itu yakni Komisaris Besar Sutarman, -yang kemudian menjadi Kepala Kepolisian RI.
"Sutarman membantu Presiden (Gus Dur) duduk ke dalam mobil, dia sudah duduk. Harusnya Pak Tarman ikut di sebelah sopir, dan Pak Tarman harus hormat militer baru masuk mobil. Ternyata sopir negara Yaman tidak paham dan Pak Tarman ditinggal," kata Yahya saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/12/2016).
"Semua orang tertawa, kecuali Paspampres," tambah Yahya.
Menurut dia saat itu Sutarman dan rombongan Presiden panik semua. Sementara Gus Dur santai-santai saja tidak mempersoalkan hal itu.
"Semua orang tertawa, kecuali Paspampres. Beliau mengatakan dia tidak bisa tertawa karena panik jika suasananya beda akan menjadi insiden. Gus Dur sendiri santai-santai saja tidak mempersoalkan hal itu," kata Yahya.
(erd/erd)
Saat Gus Dur Dibawa Tentara Yaman Tanpa Didampingi Ajudan
http://ift.tt/2i1ejpc
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Saat Gus Dur Dibawa Tentara Yaman Tanpa Didampingi Ajudan"
Post a Comment